Sabtu, 14 Januari 2012
WILAYAH KAJIAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Pengintegrasian teknologi pendidikan ke dalam proses pembelajaran dalam konteks kondisi Indonesia saat ini dapat berjalan dengan baik? Fakta nyata menunjukkan bahwa ada upaya secara sporadis dari beberapa sekolah-sekolah, baik sekoalh negeri maupun swasta di beberapa kota besar di Indonesia yang telah berupaya mengintegrasikan teknologi pendidikan ke dalam proses pembelajaran. Walaupun mungkin belum sempurna, tapi telah menunjukkan adanya perbedaan baik bagi hasil belajar maupun apresiasi siswa, orang tua maupun guru.
Contoh kecil tersebut, penting untuk dijadikan sebagai catatan. Ke depan, upaya beberapa sekolah yang secara sporadis ini perlu mendapat dukungan secara nasional sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan. Oleh sebab itu, pemerintah diharapkan dapat mengakomodasi masalah penting ini dengan secara top-down mengeluarkan suatu kebijakan pemanfaatan teknologi pendidikan untuk pendidikan (e-education) yang disertai dengan dukungan infratsruktur teknologi informasi yang memadai. Akankah pendidikan Indonesia berjalan di tempat, sementara negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Fhilipina dan Thailand melesat jauh ke depan melalui visi e-education-nya yang jauh lebih terarah?
Klasisifikasi Media Teknologi Untuk Pendidikan
Ada beberapa pengklasifikasian media teknologi yang biasanya
digunakan dalam sistem pendidikan. Rudy Brezt
mengklasifikasikan media teknologi untuk menjadi tiga unsur:
visual, suara, dan gerak. Briggs mengklasifikasikan menjadi tiga
belas macam: objek, model, suara langsung, rekaman, media,
transparansi, film bingkai, film, televisi, dan gambar. Gagne
mengklasifikasi menjadi tujuh media: pelontar stimulus belajar,
penarik minat belajar, contoh perilaku, memberi kondisi eksternal,
menuntun cara berpikir, memasukalihkan ilmu, menilai prestasi,
dan memberi umpan balik.
Sejarah Teknologi Pendidikan
Sejak manusia mengenal sistem pendidikan teknologi pendidikan telah menjadi pondasi bagi jalannya sistem pendidikan dan sudah ada di dunia Islam, seperti di Madrasah Nizamiyah di Bagdad pada pertengahan Islam.
Pada masa Aristoteles, misalnya Lyceum-nya dan Akademia, teknologi pendidikan masih dalam bentuk yang sederhana.
Era Scolastic di Barat terkenal dengan sekolah bagi biarawan dan biarawatinya tidak lepas dengan pendidikannya.
teknologi berasal dari bahasa Yunani yaitu
Techne dan logos. Techne diartikan sebagai cara,
pengetahuan, keahlian, keterampilan. Logos
adalah ilmu.
Teknologi pendidikan diartikan sebagai hardware yang menunjang kegiatan dalam sistem pembelajaran.
Teknologi pendidikan juga diartikan sebagai keseluruhan komponen yang ada dalam sebuah sistem pendidikan, baik peralatan-peralatan media teknologi maupun teknik-teknik pengembangan yang selalu progres menuju sebuah proses pembelajaran.
Langganan:
Postingan (Atom)